Loading...

Jumat, 12 Februari 2010

RPP Matematika kelas IV SD sem 1

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
MATEMATIKA KELAS IV

Standar Kompetensi
1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat pengerjaan hitung bilangan dalam menyelesaikan masalah

Kompetesi Dasar
1.1. Mengidentifikasi sifat-sifat pengerjaan hitung

Indikator
1. Mengenal sifat-sifat operasi hitung
2. Menggunakan sifat-sifat operasi hitung untuk melakukan perhitungan secara efisien

Alokasi Waktu
6 x pertemuan (12 jam pelajaran x 35 menit)

Materi Pokok / Sub Materi Pokok
1. Operasi Hitung Bilangan
1) Mengidentifikasi Sifat-Sifat Operasi Hitung
a. Sifat Pertukaran (Komutatif)
b. Sifat Pengelompokan (Asosiatif)
c. Sifat Penyebaran (Distributif)
d. Sifat Penjumlahan Nol (0)
e. Sifat Perkalian dengan Bilangan Nol (0)
f. Sifat Perkalian dengan Bilangan Satu (1)
g. Sifat Bilangan 1 dalam Pembagian
h. Sifat Bilangan 0 dalam Pembagian
i. Sifat Operasi Hitung Pembagian yang Lain
j. Sifat Tertutup

Metode Pembelajaran
Direct Instructional (DI), Cooperative Learning (CL), Simulasi

Sumber Belajar
Buku Matematika SD Kelas IV, alat tulis, peraga matematika, kartu origami

Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
a. Apersepsi
Motivasi : Siapa tahu 1 + 2 ? kalau dibalik 2 + 1 sama tidak hasilnya ?
Pengetahuan prasyarat : Sifat apakah itu ?

b. Kegiatan Inti
 Guru menunjukkan origami bertuliskan angka berbeda pada warna yang berbeda pula, masing-masing angka ditulis 2 kali.
 Guru membuat kalimat penjumlahan dengan kertas origami itu, kemudian mensimulasikan sifat pertukaran (Komutatif).
 Siswa diminta untuk mengamati dan menghitung apakah hasil penjumlahan tersebut sama setelah ditukar letak angkanya.
 Bersama-sama menyimpulkan hasil simulasi dan menuliskan rumus formulasi sifat pertukaran (Komutatif) terhadap penjumlahan.


 Guru membuat kalimat matematika seperti simulasi di atas untuk pengurangan dengan sifat pertukaran (Komutatif).
 Siswa diminta untuk mengamati dan menghitung apakah hasil penjumlahan tersebut sama setelah ditukar letak angkanya.
 Bersama-sama guru dan siswa membuktikan bahwa pengurangan tidak bersifat pertukaran (komutatif).
 Guru membuat kalimat matematika seperti simulasi sebelumnya untuk kalimat matematika perkalian.
 Siswa diminta untuk mengamati dan menghitung apakah hasil perkalian tersebut sama setelah ditukar (komutatif).
 Bersama-sama menyimpulkan hasil simulasi dan menuliskan rumus formulasi sifat pertukaran (Komutatif) terhadap perkalian.

 Guru membuat kalimat matematika seperti simulasi sebelumnya untuk kalimat matematika pembagian.
 Siswa diminta untuk mengamati dan menghitung apakah hasil pembagian tersebut sama setelah ditukar (komutatif).
 Bersama-sama guru dan siswa membuktikan bahwa pembagian tidak bersifat pertukaran (Komutatif).
 Guru memberikan latihan kemudian meminta siswa mengerjakan soal di buku paketnya.

c. Kegiatan Akhir
 Guru memberikan penghargaan atas hasil kerja siswa.
 Mengulang materi dengan mengelompokkan bahwa hanya penjumlahan dan perkalian yang dapat bersifat komutatif.




















2. Pertemuan Kedua
a. Apersepsi
Motivasi : guru menanyakan sifat komutatif pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian.
Pengetahuan prasyarat : Bisakah angka dikelompokkan?

b. Kegiatan Inti
 Guru membuat kalimat penjumlahan dengan tiga angka.
 Guru memberikan tanda kurung pada penjumlahan angka 1 dan 2.
 Siswa diminta untuk menghitung hasilnya.
 Guru memberikan tanda kurung pada penjumlahan angka 2 dan 3.
 Siswa diminta untuk menghitung hasilnya.
 Guru menanyakan sama atau tidak hasilnya.
 Bersama-sama menuliskan kalimat operasi hitung pengelompokan (asosiatif)


 Guru mengulang kegiatan di atas untuk kalimat pengurangan.
 Bersama-sama membuktikan bahwa pengurangan tidak bersifat pengelompokan (asosiatif)
 Guru mengulang kegiatan di atas untuk kalimat perkalian.
 Bersama-sama menuliskan kalimat operasi hitung pengelompokan (asosiatif)


 Guru mengulang kegiatan di atas untuk kalimat pembagian.
 Bersama-sama membuktikan bahwa pembagian tidak bersifat pengelompokan (asosiatif)
 Guru memberikan latihan kemudian meminta siswa mengerjakan soal di buku paketnya.

c. Kegiatan Akhir
 Guru memberikan penghargaan atas hasil kerja siswa.
 Mengulang materi dengan menyebutkan bahwa hanya penjumlahan dan perkalian yang dapat bersifat asosiatif.
3. Pertemuan Ketiga
a. Apersepsi
Motivasi : guru menanyakan rumus sifat komutatif dan asosiatif pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian.
Pengetahuan prasyarat : Bisakah angka didistribusikan?

b. Kegiatan Inti
 Guru membuat sebuah kalimat matematika kemudian memberikan contoh menguraikannya. Kegiatan ini diulang untuk rumus-rumus di bawah ini.










 Siswa diminta untuk menghitung hasil setiap contoh operasi hitung.
 Guru menanyakan sama atau tidak hasilnya.
 Bersama-sama mengoperasikan sifat operasi hitung penyebaran (distributif)
 Guru memberikan latihan kemudian meminta siswa mengerjakan soal di buku paketnya.

c. Kegiatan Akhir
 Guru memberikan penghargaan atas hasil kerja siswa.
 Mengulang materi dengan menyebutkan rumus-rumus operasi hitung yang telah diajarkan.




4. Pertemuan Keempat
a. Apersepsi
Motivasi : guru menanyakan rumus sifat komutatif, asosiatif, distributif pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian.
Pengetahuan prasyarat : 1 + 0 = ….., 2 x 1 = ……., 3 x 0 = ……, 4 : 1 = …..
1) Sifat Penjumlahan Nol (0)
2) Sifat Perkalian dengan dengan bilangan Nol (0)
3) Sifat perkalian dengan Bilangan Satu (1)
4) Sifat Bilangan Satu (1) dalam Pembagian
5) Sifat Bilangan Nol (0) dalam Pembagian

b. Kegiatan Inti
 Guru mengulang-ulang pertanyaan prasyarat dengan angka yang lebih besar.
 Guru menuliskan satu soal langsung dijawab oleh siswa.
 15 menit untuk menulis soal dan mengerjakannya.
 Siswa yang belum selesai harus tetap berhenti pada waktu yang sudah ditentukan, jika tertinggal berarti dianggap salah.
 Siswa diminta untuk mengerjakan soal di buku paket bagian D, E, F, dan G dengan waktu 10 menit.
 Guru menilai hasil siswa dan mengembalikan kepada siswa bila masih ada yang harus diperbaiki.

c. Kegiatan Akhir
 Guru mengulang materi yang sudah diberikan secara lisan dan acak menunjuk siswa.







Uraian Materi
1) Sifat Penjumlahan Nol (0)
a + 0 = a atau 0 + a = a
2) Sifat Perkalian dengan dengan bilangan Nol (0)
a x 0 = 0 atau 0 x a = 0
3) Sifat perkalian dengan Bilangan Satu (1)
a x 1 = a atau 1 x a = a
4) Sifat Bilangan Satu (1) dalam Pembagian
a : 1 = a
5) Sifat Bilangan Nol (0) dalam Pembagian
a : 0 = tidak terdefinisikan dan 0 : a = 0






















5. Pertemuan Kelima
a. Apersepsi
Motivasi : guru menanyakan rumus sifat komutatif, asosiatif, distributif pada operasi hitung penjumlahan dan perkalian.
Pengetahuan prasyarat :
1) Sifat Operasi Hitung Pembagian yang lain
2) Sifat Tertutup

b. Kegiatan Inti
 Guru mengulang-ulang pertanyaan prasyarat dengan angka yang lebih besar.
 Guru menuliskan satu soal langsung dijawab oleh siswa.
 15 menit untuk menulis soal dan mengerjakannya.
 Siswa yang belum selesai harus tetap berhenti pada waktu yang sudah ditentukan, jika tertinggal berarti dianggap salah.
 Siswa mengerjakan soal di buku paket dengan waktu 10 menit.
 Guru menilai hasil siswa dan mengembalikan kepada siswa bila masih ada yang harus diperbaiki.

c. Kegiatan Akhir
 mengulang materi yang sudah diberikan

Uraian Materi :
1. Sifat Operasi Hitung Pembagian yang Lain
a) Pembagian tidak mempunyai sifat pertukaran
b) Pembagian tidak mempunyai sifat pengelompokan
c) Sifat penyebaran pembagian yaitu :
1) Terhadap Penjumlahan = ( a + b ) : = ( a : c ) + ( b : c )
2) Terhadap Pengurangan = ( a – b ) : c = ( a : c ) – ( b : c )
2. Sifat Tertutup
a) Himpunan bilangan cacah bersifat tertutup terhadap penjumlahan
Contoh : 2 + 5 = 7 ( 2, 5, dan 7 adalah bilangan cacah)
b) Himpunan bilangan cacah tidak bersifat tertutup terhadap pengurangan
Contoh : 2 – 5 = - 3 (2 dan 5 bilangan cacah, - 3 bukan bilangan cacah.)
6. Pertemuan Keenam
a. Apersepsi
Motivasi : Guru menanyakan rumus sifat komutatif, asosiatif, distributif, dan sifat operasi hitung yang lain.
Pengetahuan prasyarat : Semua sifat – sifat operasi hitung

b. Kegiatan Inti
 Guru mengulang pertanyaan prasyarat dengan angka yang lebih besar.
 Guru menuliskan satu soal langsung dijawab oleh siswa.
 15 menit untuk menulis soal dan mengerjakannya.
 Siswa yang belum selesai harus tetap berhenti pada waktu yang sudah ditentukan, jika tertinggal berarti dianggap salah.
 Siswa mengerjakan soal di buku paket dengan waktu 10 menit.
 Guru menilai hasil siswa dan mengembalikan kepada siswa bila masih ada yang harus diperbaiki.

c. Kegiatan Akhir
 Guru mengulang materi yang sudah diberikan secara lisan dan acak menunjuk siswa.

Penilaian
a. Teknik : Tes Tertulis
b. Bentuk Instrumen : Soal Uraian
c. Contoh Instrumen :
1. ……. + 567 = …… + 234
2. 123 x …… = …….. x 456
3. 20 x ( 10 + 5 ) = ( … x …) + ( … x ….)
4. ( 30 – 10 ) x 21 = (… x …. ) – ( …. X … )
5. (45 – 30 ) : 5 = ( …. : …. ) – ( …. : …. )
6. 234 + 0 = ………….
7. 456.678 x 1 = …………
8. 123.456 x 0 = …………
9. 456.789 : 1 = …………
10. ( … -….) : 3 = ( 66 : 3 ) – ( 15 : 3 )

Skor Tes Tertulis
@ nomor skor 10, nilai total 100


Tangerang, Juli 2008
Mengetahui,
Kepala SDI At-Taqwa Garuda,



Pratama,S.Pd.,M.Pd.
NIP.920067 Guru Bidang Studi,



Uning Purwati, S.Pd.
NIP. 920069






















RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
MATEMATIKA KELAS IV

Standar Kompetensi
1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat pengerjaan hitung bilangan dalam menyelesaikan masalah

Kompetesi Dasar
1.2. Mengurutkan Bilangan

Indikator
1. Membaca bilangan mulai dari 1.001 sampai dengan lebih dari 50.000
2. Menentukan nilai tempat dari bilangan
3. Mengurutkan dan menyusun bilangan dari terkecil atau terbesar

Alokasi Waktu
4 x pertemuan (8 jam pelajaran x 35 menit)

Materi Pokok / Sub Materi Pokok
1. Operasi Hitung Bilangan
2) Mengurutkan Bilangan
a. Mengenal Bilangan 1.001 sampai dengan 50.000
b. Mengenal Bilangan Lebih dari 50.000
c. Menentukan Nilai Tempat
d. Membandingkan Dua Bilangan yang Melibatkan Nilai Tempat
e. Mengurutkan Bilangan dari terkecil atau Terbesar
f. Pemecahan Masalah Sehari Hari

Metode Pembelajaran
Direct Instructional (DI), Cooperative Learning (CL), Simulasi



Sumber Belajar
Buku Matematika SD Kelas IV, alat tulis, peraga matematika, kartu angka

Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
a. Apersepsi
Motivasi : Berapa nilai uang ini ?
Pengetahuan prasyarat : Membaca bilangan lebih dari 50.000

b. Kegiatan Inti
 Guru membagikan kertas bertuliskan angka.
 Siswa berkelompok mengerjakan tugas sesuai instruksi guru :
1) Urutkan angka – angka tersebut mulai dari yang terkecil !
2) Buatlah 5 buah bilangan yang berisi puluh ribuan, ribuan, ratusan, puluhan, dan satuan. Misalnya : 34.125
3) Urutkan bilangan yang laian buat di nomor 2 dari bilangan yang terbesar !
4) Tuliskan nama bilangan yang suah kalian buat !
5) Tulis nama kelompok kalian beserta nama-nama anggotanya !

c. Kegiatan akhir
 Guru menilai hasil prestasi siswa
 Guru menuliskan angka di papan tulis kemudian dibaca bersama-sama.










2. Pertemuan Kedua
a. Apersepsi
Motivasi : Besar mana 1000 dengan 2000 ?
Besar mana 1001 dengan 1002 ?
Pengetahuan prasyarat : Menentukan nilai tempat.

b. Kegiatan Inti
 Guru membagikan kertas bertuliskan angka 1.001 dan 50.000 ke atas.
 Siswa menentukan nilai tempat bilangan-bilangan tersebut.
 Guru membimbing siswa mencari jumlah atau selisih angka berdasarkan nilai tempat.
 Siswa mengerjakan soal di buku paket dan soal dari guru.

c. Kegiatan akhir
 Guru menilai hasil prestasi siswa
 Guru menuliskan angka di papan tulis kemudian menentukan nilai tempat bersama-sama.


3. Pertemuan Ketiga
a. Apersepsi
Motivasi : Kalau mau diberi uang, pilih mana Rp123.550,00 atau Rp123.500,00?

b. Kegiatan Inti
 Guru memberikan soal cerita berkaitan dengan mengurutkan bilangan.
 Siswa mengerjakan soal dari guru.

c. Kegiatan akhir
 Guru menilai hasil prestasi siswa
 Guru menuliskan angka di papan tulis kemudian diurutkan bersama-sama.

Penilaian
a. Teknik : Tes Tertulis
b. Bentuk Instrumen : Soal Uraian
c. Contoh Instrumen :
1. Tuliskan nama bilangan 45.005 !
2. Empat puluh delapan ribu sembilan ratus tujuh ditulis dengan lambang ..
3. 705.314 = ……. Ratus ribuan + ……. Puluh ribuan + …… ribuan +….ratusan + ….. puluhan + ….. satuan.
4. 90.000 + 5.000 + 600 + 50 + 7 = ………………
5. Mana yang lebih besar 345.678 atau 354.768 ?
6. 34.456 ; 34.345; 34.435, 34.267 Urutan bilangan tersebut dari yang terbesar adalah ……………..
7. Abida membeli buku cerita seharga Rp56.050,00; buku resep masak seharga Rp40.350,00; dan buku agama seharga Rp60.125,00. Harga buku-buku itu bila diurutkan dari yang paling murah adalah ………….
8. Kelereng Didin 456 butir, Bintang 439 butir, dan kelereng Hafidz 501 butir. Urutan banyak kelereng mulai dari yang terbanyak ……
9. Panjang tali Bara 345 m, tali Hanif 354 m, tali Aldy 453 m. Urutan panjang tali dari yang terpendek …………………
10. Setiap hari ayam Gina bertelur. Hari Senin 506 butir, Selasa 510 butir, dan Rabu 560 butir. Urutan hari mulai dari telur yang paling sedikit adalah ……….

Skor Tes Tertulis
@ nomor skor 10, nilai total 100

Tangerang, Juli 2008
Mengetahui,
Kepala SDI At-Taqwa Garuda,


Pratama,S.Pd.,M.Pd.
NIP.920067 Guru Bidang Studi,


Uning Purwati, S.Pd.
NIP. 920069

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
MATEMATIKA KELAS IV

Standar Kompetensi
1. Memahami dan menggunakan sifat-sifat pengerjaan hitung bilangan dalam menyelesaikan masalah

Kompetesi Dasar
1.3. Melakukan Operasi Perkalian dan Pembagian

Indikator
1. Menghafal perkalian sampai dengan 100
2. Menghafal pembagian sampai dengan 100
3. Melakukan perkalian dengan cara bersusun
4. Melakukan pembagian dengan cara bersusun
5. Menentukan hasil bagi suatu bilangan

Alokasi Waktu
10 x pertemuan (20 jam pelajaran x 35 menit)

Materi Pokok / Sub Materi Pokok
1. Operasi Hitung Bilangan
a. Perkalian dan Pembagian

Metode Pembelajaran
Games n Fun, Cooperative Learning, Diskusi Kelompok

Sumber Belajar
Buku Matematika SD Kelas IV, alat tulis, kartu angka




Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
a. Apersepsi
Motivasi : Kalau Ismail, Aldi, dan Rusydi masing – masing mempunyai 5 permen, berapakah permen ketiga anak itu?
Pengetahuan prasyarat : Perkalian 0 - 10

b. Kegiatan Inti
 Guru meminta siswa menuliskan perkalian 0 – 10. Setiap perkalian diberi waktu 2 menit.
 Siswa membuat kelompok-kelompok berisi 5 – 6 siswa.
 Siswa mengelompokkan perkalian yang mempunyai hasil sama
Misal : 10 = 2 x 5 , 5 x 2 11 = 1 x 11, 11 x 1

c. Kegiatan akhir
 Bersama-sama menyimpulkan bahwa perkalian bersifat asosiatif.
 Guru memberi pertanyaan secara acak kepada siswa.

2. Pertemuan Kedua
a. Apersepsi
Motivasi : Siapa tahu harga 3 x 4 ?
Pengetahuan prasyarat : Perkalian 0 - 10

b. Kegiatan Inti
 Bersama-sama mengingat beberapa perkalian.
 Siswa membuat kelompok-kelompok berisi 5 – 6 siswa.
 Siswa mengubah kalimat perkalian yang telah dibuat kemarin menjadi kalimat pembagian.
Misal : 12 : 2 = 6 atau 12 : 6 = 2, atau 12 : 3 – 4 atau 12 : 4 = 3

c. Kegiatan akhir
 Bersama-sama menyimpulkan bahwa pembagian itu kebalikan dari perkalian.
 Guru memberi pekerjaan rumah.
3. Pertemuan Ketiga
a. Apersepsi
Motivasi : Siapa masih ingat 6 x 5 = 30, berarti 30 : 6 = …. ?
Pengetahuan prasyarat : Perkalian 0 - 10

b. Kegiatan Inti
 Bersama-sama mengingat beberapa perkalian.
 Guru menerangkan tentang menentukan pasangan bilangan yang menghasilkan hasil kali terbesar.





 Siswa membuat kelompok-kelompok berisi 5 – 6 siswa.
 Secara berkelompok siswa menentukan pasangan bilangan yang menghasilkan hasil kali terbesar dari angka yang diberikan guru.
 Guru menerangkan tentang menentukan pasangan bilangan yang menghasilkan hasil kali terkecil.





 Secara berkelompok siswa menentukan pasangan bilangan yang menghasilkan hasil kali terkecil dari angka yang diberikan guru

c. Kegiatan akhir
 Bersama-sama membuktikan kembali menentukan rumus perkalian yang menghasilkan angka terbesar maupun angka terkecil.
 Guru memberi pekerjaan rumah untuk dikerjakan individu.


4. Pertemuan Keempat
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan pertanyaan tentang perkalian secara acak.
Pengetahuan prasyarat : Perkalian 0 - 10

b. Kegiatan Inti
 Bersama-sama mengingat beberapa perkalian satu dan dua angka.
 Mengingat kembali penyelesaian perkalian 2 angka dengan 2 angka secara bersusun panjang maupun pendek.
 Guru memberikan soal agar siswa mengerjakan perkalian dengan bersusun panjang.
 Guru memberikan soal perkalian bersusun pendek.

c. Kegiatan akhir
 Bersama-sama menyimpulkan bahwa perkalian bersusun panjang maupun bersusun pendek hasilnya tetap sama.
 Guru memberi pekerjaan rumah.
















5. Pertemuan Kelima
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan pertanyaan tentang perkalian secara acak.
Pengetahuan prasyarat : Perkalian 0 - 10

b. Kegiatan Inti
 Bersama-sama mengingat beberapa perkalian 2 angka.
 Menyelesaian perkalian 3 angka dengan 2 angka secara bersusun panjang maupun pendek.
 Guru memberikan soal agar siswa mengerjakan perkalian dengan bersusun panjang.
 Guru memberikan soal perkalian bersusun pendek.

c. Kegiatan akhir
 Bersama-sama menyimpulkan bahwa perkalian bersusun panjang maupun bersusun pendek hasilnya tetap sama.
 Guru memberi pekerjaan rumah.

6. Pertemuan Keenam
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan pertanyaan tentang perkalian dengan soal cerita ?
Pengetahuan prasyarat : Perkalian 0 - 10

b. Kegiatan Inti
 Siswa membuat kelompok-kelompok berisi 5 – 6 siswa.
 Guru memberikan soal agar siswa mengerjakan perkalian.
 Berlatih menyelesaikan soal cerita tentang perkalian secara berkelompok.

c. Kegiatan akhir
 Guru membahas hasil siswa.
 Guru memberi penghargaan terhadap pekerjaan siswa.
 Guru memberi pekerjaan rumah untuk dikerjakan secara individu.

7. Pertemuan Ketujuh
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan pertanyaan tentang pembagian secara acak.
Pengetahuan prasyarat : Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian

b. Kegiatan Inti
 Bersama-sama mengingat beberapa perkalian dan mengubahnya menjadi pembagian.
 Guru memberi contoh penyelesaian pembagian tak bersisa.
 Siswa mengerjakan pembagian tak bersisa.

c. Kegiatan akhir
 Guru membahas hasil siswa.
 Guru memberi penghargaan terhadap pekerjaan siswa.
 Guru memberi pekerjaan rumah.


8. Pertemuan Kedelapan
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan pertanyaan tentang pembagian secara acak.
Pengetahuan prasyarat : Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian

b. Kegiatan Inti
 Membahas PR pertemuan yang lalu
 Guru memberi contoh penyelesaian pembagian bersisa.
 Siswa mengerjakan pembagian bersisa.

c. Kegiatan akhir
 Guru membahas hasil siswa.
 Guru memberi penghargaan terhadap pekerjaan siswa.
 Guru memberi pekerjaan rumah.

9. Pertemuan Kesembilan
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan soal cerita tentang pembagian.
Pengetahuan prasyarat : Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian

b. Kegiatan Inti
 Membahas PR pertemuan yang lalu
 Guru memberi contoh penyelesaian soal cerita pembagian.
 Siswa mengerjakan soal cerita pembagian bersisa

c. Kegiatan akhir
 Guru membahas hasil siswa.
 Guru memberi penghargaan terhadap pekerjaan siswa.
 Guru memberi pekerjaan rumah.

10. Pertemuan Kesepuluh
a. Apersepsi
Motivasi : Guru memberikan pertanyaan tentang pembagian secara acak.
Pengetahuan prasyarat : Pembagian merupakan kebalikan dari perkalian

b. Kegiatan Inti
 Membahas PR pertemuan yang lalu
 Guru memberi contoh penyelesaian soal cerita campuran tentang perkalian dan pembagian.
 Siswa membuat kelompok-kelompok berisi 5 – 6 siswa.
 Siswa mengerjakan soal cerita pembagian secara berkelompok

c. Kegiatan akhir
 Guru membahas hasil siswa.
 Guru memberi penghargaan terhadap pekerjaan siswa.
 Guru memberi pekerjaan rumah.


Penilaian
a. Teknik : Tes Tertulis
b. Bentuk Instrumen : Soal Uraian
c. Contoh Instrumen :
Selesaikanlah soal-soal berikut ini :
1. Dari angka 2, 3, dan 5 yang mempunyai hasil kali terbesar adalah …
2. Dari angka 5, 4, dan 6 yang mempunyai hasil kali terkecil adalah ….
3. 46 x 33 bila dikerjakan dengan bersusun panjang adalah ….
4. 59 x 30 bila dikerjakan dengan bersusun pendek adalah ….
5. 456 x 12 = ….
6. Siswa kelas IV ada 63 siswa. Setiap siswa membawa 16 buah kelereng. Berapa banyak kelereng yang terkumpul ?
7. Pohon rambutan pak Ali ada 57 batang. Setiap pohon rata-rata berbuah 853 buah. Berapa banyak buah rambutan pak Ali setiap kali panen ?
8. 54.428 : 45 = …..
9. Seorang peternak ikan mas memiliki 2.456 ekor bibit. Semua bibit tersebut dimasukkan ke dalam 8 kolam sama banyak. Berapa isi bibit ikan mas pada setiap kolam ?
10. Sebuah kodya memiliki 4 kecamatan. Setiap kecamatan rata-rata memiliki 9 desa. Luas kodya itu 936 km2. Berapa rata-rata luas setiap desa di kodya itu ?

Skor Tes Tertulis
@ nomor skor 10, nilai total 100
Mengetahui, Tangerang, Juli 2008
Kepala SDI At-Taqwa Garuda,



Pratama,S.Pd.,M.Pd.
NIP.920067 Guru Bidang Studi,



Uning Purwati, S.Pd.
NIP. 920069


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
MATEMATIKA KELAS IV

Standar Kompetensi
2. Memahami dan menggunakan sifat-sifat pengerjaan hitung bilangan dalam menyelesaikan masalah

Kompetesi Dasar
1.4. Melakukan Pengerjaan Hitung Campuran

Indikator
1. Mengunakan Sifat Pengerjaan Hitung Campuran Untuk Melakukan Perhitungan secara Efisien
2. Menentukan Aturan Pengerjaan-Pengerjaan campuran dan menggunakannya dalam pemecahan masalah.

Alokasi Waktu
2 x pertemuan ( 4 jam pelajaran x 35 menit)

Materi Pokok / Sub Materi Pokok
2. Pengerjaan Hitung Campuran

Metode Pembelajaran
Games n Fun, Cooperative Learning, Diskusi Kelompok

Sumber Belajar
Buku Matematika SD Kelas IV, alat tulis, kartu angka, soal cerita






Kegiatan Pembelajaran
1. Pertemuan Pertama
a. Apersepsi
Motivasi : Mengingat aturan baku pengerjaan hitung campuran : KaBaTaKu (kali bagi tambah dan kurang)
Pengetahuan prasyarat : Perkalian

b. Kegiatan Inti
 Guru memberi contoh pengerjaan perhitungan cmpuran.
 Siswa mengerjakan soal perhitungan campuran sendiri-sendiri.
 Siswa membuat kelompok-kelompok berisi 4 - 5 siswa.
 Siswa memecahkan soal cerita secara berkelompok.

c. Kegiatan akhir
 Bersama-sama menyimpulkan bahwa perhitungan campuran itu memiliki aturan :
1. Tanda kali dan bagi memiliki kedudukan yang sama, jadi jika ada soal yang di dalamnya terdapat tanda kali atau bagi maka yang dikerjakan terkebih dahulu adalah yang muncul terlebih dahulu.
2. Tanda tambah dan kurang memiliki kedudukan yang sama, jadi jika ada soal di dalamnya terdapat tanda tambah atau kurang maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah yang muncul terlebih dahulu setelah tanda kali atau bagi dalam soal.
3. Tanda kali dan bagi memiliki kedudukan yang lebih dari pada tambah atau kurang, jika dalam soal ada perhitungan kali, tambah atau kurang maka yang dikerjakan terlebih dahulu adalah perkalian baru pembagian.
4. Jadi urutan pengerjaannya adalah kali, bagi, tambah, dan kurang.
 Guru memberi pekerjaan rumah






2. Pertemuan Kedua
a. Apersepsi
Motivasi : Soal dalam kehidupan sehari-hari juga lebih banyak menggunakan perhitungan campuran.
Membahas pekerjaan rumah pertemuan sebelumnya.
Pengetahuan prasyarat : Urutan pengerjaan hitung campuran KaBaTaKu.

b. Kegiatan Inti
 Guru memberikan contoh penyesaian perhitungan campuran pada soal cerita.
 Siswa mencoba mengerjakan soal cerita sendiri-sendiri.

c. Kegiatan akhir
 Guru memberi pekerjaan rumah.

Penilaian
a. Teknik : Tes Tertulis
b. Bentuk Instrumen : Soal Uraian
c. Contoh Instrumen :
Selesaikanlah soal-soal berikut ini :
1. 56.234 + 31.781 -35.674 = .............
2. 61.667 – 21.556 + 29.888 = ..............
3. 307 x 15 + 169 : 13 = .............
4. 4.122 : 9 x 286 – 140 = ....................
5. Bara mempunyai 10 ikat rambutan. Setiap ikat berisi 35 buah. Rambutan itu akan diberikan untuk 7 orang temannya. Berapakah banyak rambutan yang akan diterima oleh masing-masing teman Bara ?
6. Syifa membeli 7 buku tulis. Satu buku harganya Rp2.500,00. Syifa juga membeli 10 buah pulpen. Satu pulpen seharga Rp1.500,00. Jika Syifa membayar dengan 3 lembar Rp20.000,00an berapa sisa uang Syifa ?
7. Ica mempunyai 154 m pita, Puput mempunyai 133 m pita. Aulia mempunyai 152 m pita. Agar terlihat lebih berwarna-warni ketiga pita itu disambung menjadi satu. Ternyata Sari ingin meminta 67 m pita Aulia yang berada di ujung dan menggantinya dengan pita warna lain sepanjang 70 m. Berapakah panjang pita ketiga anak itu sekarang?

Skor Tes Tertulis
@ nomor skor 10, nilai total 100
Mengetahui, Tangerang, Juli 2008
Kepala SDI At-Taqwa Garuda,



Pratama,S.Pd.,M.Pd.
NIP.920067 Guru Bidang Studi,



Uning Purwati, S.Pd.
NIP. 920069

1 komentar: